Kuliah di Islamic Online University

Segala puji bagi Allah Subhaanahu wa Ta’ala,  yang telah memberikan kepada kita nikmat berupa Islam sebagai jalan  hidup yang sempurna sebagai tuntunan hidup seluruh umat manusia. Hidayah hanyalah milik Allah Subhaanahu Wa Ta’ala semata. Dan ada begitu banyak cara bagi seseorang yang diberikan nikmat yang sangat mahal ini. Dari cara yang wajar (dididik sejak kanak-kanak dengan baik) sampai dengan cara yang mungkin terlihat tidak wajar.

Alhamdulillah, saya juga mendapatkan kesempatan untuk menikmati hidayah ini dengan izin Allah. Dengan cara yang barangkali unik juga, karena hidayah tersebut menyapa di tengah tugas studi di negeri kafir. Dan segala hambatan dan tantangan yang dihadapi untuk hijrah ke manhaj yang haq ini justru membuat semuanya bertambah manis.

Qadarullah, karena kondisi di keluarga, saya belum bisa langsung menimba ilmu dari majelis-majelis ilmu. Padahal sebaik-baik cara untuk menuntut ilmu adalah hadir langsung di majelis ilmu. Keutamaannya sangat besar dan para malaikat pun menaunginya. Namun sekali lagi, tidak -atau belum- semua orang memiliki kesempatan tersebut, termasuk juga saya saat ini. Alhamdulillah, Allah memberikan salah satu jalan, yaitu dengan cara kuliah agama secara online.

Begitu banyak kemudahan yang didapat dengan adanya internet. Ada begitu banyak sumber ilmu, kajian online, dan bahkan juga kuliah online. Walaupun tentu saja tetap kita masih harus mendapat bimbingan dalam mengakses semua itu, sebab informasi di internet semua menjadi satu: dari informasi yang benar sampai informasi sampah. Namun sekali lagi, ada hambatan besar dari saya pribadi untuk belajar dari majelis para masyaikh atau sumber-sumber yang terpercaya, yaitu kendala bahasa. Bahasa Arab saya masih dasar sekali.

Alhamdulillah, ternyata ada kuliah online yang disampaikan menggunakan Bahasa Inggris, yaitu Islamic Online University yang diinisiasi oleh Dr. Bilal Philips. Insya Allah universitas online ini terstruktur dengan baik dan manhajnya juga benar. Islamic Online University ini terdiri dari dua macam program, yaitu program Diploma dan program BAIS (setara sarjana).

Dan akhirnya saya memilih program BAIS (Bachelor of Arts in Islamic Studies). Tujuan saya memilih program BAIS dibanding Diploma bukanlah karena program tersebut bisa mendapatkan gelar, namun karena lebih terstruktur.

Sebetulnya program Diploma juga sangat baik, namun program tersebut hanya seperti course online di mana kita bisa mengambilnya kapan saja. Tidak ada jadwal khusus, tidak ada interaksi dengan instruktur, dan juga tidak ada deadline. Selain itu kita juga bebas untuk mengambil mata kuliah sendiri.

Namun untuk saya pribadi, sistem tersebut kurang cocok. Karena bagaimanapun terkadang kita bisa belajar dengan baik saat ada struktur yang jelas dan juga dikejar deadline (hehehe). Setelah melihat kurikulumnya, saya mantap untuk mengambil program tersebut.

Setelah memenuhi segala syarat administrasi (termasuk biaya kuliah. Walau disebut tuition-free, namun kita tetap harus membayar biaya yang variatif tiap negara. Untuk Indonesia, biayanya 60USD tiap semester. Namun besaran ini terhitung sangat murah dibanding kuliah biasa), Alhamdulillah saya mulai bisa menuntut ilmu di sana. Bahasanya sederhana dan mudah, sangat cocok untuk orang awam seperti saya.

Sistem perkuliahan menggunakan modul rekaman dan live session. Tiap bab tersedia modul rekaman dan juga buku teks, kemudian tiap akhir minggu ada live session untuk membahasnya. Dan untuk mata kuliah tajwid, kita harus langsung dipandu oleh guru kita untuk membenarkan bacaan kita. Alhamdulillah.

Selain itu kita juga harus mengerjakan tes di tiap modul. Di sini kita diuji kejujurannya, karena tidak ada pengawasnya sama sekali. Kita hanya tes di exam center saat ujian akhir saja. Saat Ini di Indonesia tercatat ada empat exam center yang terdaftar. Dan kita bisa dengan mudah mengajukan test center baru di kota kita. Sebetulnya kemarin sempat ingin mendaftarkan exam center di Yogyakarta, namun Qadarullah saya harus pergi dari kota itu untuk sementara.

Insya Allah, sistem belajarnya cukup baik, dan bisa memberikan kita pengetahuan akan ilmu agama. Sistem ini cocok untuk orang yang sudah bekerja atau juga mahasiswa (seperti saya saat ini).

Wallaahul waliyyut taufiq. Semoga bermanfaat, dan semoga Allah senantiasa membalas Dr. Bilal Philips dengan kebaikan.

Tulisan-tulisan setelah ini akan banyak berisi rangkuman dan terjemahan dari kuliah yang saya dapat di sana.

34 thoughts on “Kuliah di Islamic Online University

      1. butterfly

        Permisi, saya mau tanya. Pas saya buka situs nya, katanya yg BAIS itu untuk lulusan high school diploma, kalo untuk sma bisa ga?

      2. Abu Salman Penulis Tulisan

        Yang saya pahami, itu maksudnya bisa untuk lulusan high school ataupun diploma. Dan di keterangannya ditulis yang penting telah melalui minimal 12 tahun pendidikan. Sehingga sistem SMA di Indonesia insya Allah sudah memenuhi syarat. Karena seperti kita ketahui, di beberapa negara, 12 tahun pendidikan itu sudah termasuk jenjang diploma. Wallaahu a’lam

  1. wildana

    Assalamu alaikum. Sngat inspiratif. Sebetulnya saya ingin sekli untuk lanjut kuliah. Di lain sisi saya juga membantu orang tua bekerja. Smoga di beri step2 untuk kuliah online.

    Balas
  2. Syaelendra

    Assalamu’alaikum, saya Syaelendra dari Jakarta, tertarik daftar disini. Berharap punya teman dari Indonesia yang sama-sama kuliah disini. butuh masukan..

    Balas
    1. Abu Salman Penulis Tulisan

      Wa ‘alaikum salam wa rahmatullaahi wa barokatuh, jika ada yang ingin ditanyakan mengenai kuliah di sini, silakan langsung melalui komentar. Namun karena Mas Syaelendra tinggal di Jakarta, bisa juga menghubungi test center yang ada di Jakarta, di http://jibreel.biz/?menu=about&id=23. Saya kira nanti bisa dihubungkan dengan teman-teman lain yang sama-sama kuliah di sana, insya Allah.

      Balas
  3. FIKRI

    Assalamualaikum Wr Wb
    Maaf, saya ingin bertanya..apakah program BAIS memberikan ijazah atau gelar yg diakui sehingga ijazahnya bisa digunakan untuk melanjutkan s2 ??

    Balas
    1. Abu Salman Penulis Tulisan

      Wa alaikum salam wa rahmatullaahi wa barokatuh,

      Untuk program BAIS, memang ada gelarnya, yaitu BAIS (Bachelor of Arts in Islamic Studies). Namun untuk pengakuan gelar, memang butuh penjelasan panjang.

      Singkatnya, penyetaraan gelar untuk kulian online di DIKTI memang masih banyak terkendala hal teknis. Para reviewer di DIKTI tampak masih kesulitan untuk menetapkan parameter untuk kulian yang dilakukan secara online. Karena itu mungkin masih perlu waktu panjang bagi kuliah online untuk diakui secara sah oleh DIKTI.

      Namun, IOU sendiri sudah berusaha melakukan berbagai macam akreditasi dan kerjasama untuk pengakuan gelarnya. Dapat dilihat di sini. http://www.islamiconlineuniversity.com/bais/accreditation.php. Minimal gelarnya dapat digunakan untuk melanjutkan ke MAIS (Master of Arts in Islamic Studies) di IOU.

      Namun jika memang tujuan kuliahnya untuk gelar dan ijazah yang diakui, mungkin lebih baik tidak mengambil kuliah online, namun offline saja, misal di LIPIA, Universitas Islam Madinah, dan STDI Imam Syafií Jember. Insya Allah tidak akan ada yang bisa menandingi bertatapan muka dan bermajelis langsung dengan guru. IOU hanyalah salah satu sarana bagi yang mengalami akses untuk keilmuan.

      Balas
    1. Abu Salman Penulis Tulisan

      Wa alaikum salam wa rahmatullaahi wa barokatuh,

      Iya betul, untuk pendaftaran mahasiswa baru untuk program tersebut dibuka sepanjang tahun dan setiap tahun. Hanya, kuliah dimulai setahun dua kali, sekitar bulan Agustus dan Februari.

      Balas
  4. Syarifah Faradiba

    assalammualaykum..

    saya mau tanya, tingkat bahasa inggris yang digunakan dalam kelas susah tidak? kira2 minimal level b. ing nya berapa?
    lalu untuk ujiannya apakah semua multiple choises?
    kemudian untuk BA Thesis nya bagaimana sistemnya?
    dan 1 lagi, apakah jadwal kuliahnya padat? karena kebetulan saya sekarang juga masih kuliah semester 3. saya masih pikir2 lagi untuk mengikuti kuliah online ini.
    mungkin antum bisa memberikan saran2 untuk saya bagaimana baiknya.
    afwan pertanyaan saya banyak, syukron jaziilan.

    wassalammualaykum wr wb

    Balas
    1. Abu Salman Penulis Tulisan

      Wa alaikum salam wa rahmatullaahi wa barokatuh,

      Untuk Bahasa Inggris, saya tidak terlalu paham mengenai level yang dimaksud. Namun menurut saya tidak terlalu sulit. Sebagai contoh, jika bisa memahami contoh video ini http://www.youtube.com/watch?v=LqaSf7-gClE, maka sudah cukup untuk mengikuti kuliah tersebut. Barangkali nanti kesulitannya ada di istilah-istilah agama yang ada dalam Bahasa Inggris, namun hal tersebut bisa dipelajari sambil jalan.

      Untuk ujian, semua multiple choice.

      Untuk BA Thesis, karena saat ini saya baru sampai akhir semester 5 di BAIS, maka saya belum bisa memberikan bagaimana gambarannya.

      Jadwal kuliahnya cukup padat. Saya pun saat ini masih kuliah, sehingga merasakan bagaimana harus membagi waktu antara kuliah dan BAIS. Saran saya, sebaiknya dicoba ambil kelas gratis yang ada di sini dulu http://www.islamiconlineuniversity.com/opencampus/. Nanti insya Allah akan ada bayangan bagaimana sistem perkuliahannya, dan bagaimana harus membagi waktu antara kuliah dan BAIS.

      Balas
  5. rizkachab

    assalamu’alaykum saya mau tanya, antum ada kenalan alumni dari iou yang udah lulus belum? klo ada saya boleh minta kontaknya gak..
    terus terang saya sangat berminat dgn kampus online ini, karna saya juga masi kuliah. jd ada banyak hal yg ingin saya tanyakan ke alumni.
    terima kasih sebelumnya🙂

    Balas
    1. Abu Salman Penulis Tulisan

      Wa alaikum salam wa rahmatullaahi wa barokatuh,

      Maaf sampai saat ini saya belum ada kenalan yang sudah lulus dari IOU. Semoga Allah mudahkan selalu dalam menuntut ilmu.

      Balas
  6. Abu Kayyisah

    Assalamu’alaykum akhi. Afwan. Biasanya berapa hari exam-nya? Karena ana sudah bekerja, sehingga butuh penyesuaian juga dengan hari kerja. Jazaakumullahu khoiron

    Balas
    1. Abu Salman Penulis Tulisan

      Wa’alaikum salam wa rahmatullah.

      Sebetulnya untuk exam, waktunya sangat fleksibel. Kita bisa menyesuaikan jadwal kita dengan melobi exam center. Biasanya IOU hanya memberikan rentang waktu selama seminggu, dan dalam seminggu itu kita 24/7 bisa mengerjakan ujian. Saya pun melaksanakan exam di luar waktu kerja. Dan untuk kasus saya, 6 mata kuliah saya kerjakan dalam satu hari.

      Wa anta fajazaakumullaahu khoiron.

      Balas
  7. indah

    adakah pendaftaran untuk program bhs arab S1 onlain ana liat cara daftarnya pake bhs inggris,bhs inggris msh kurang bisa.

    Balas
  8. Hasna

    Assalaamu ‘alaikum, untuk kuliah diploma di IOU bgaimana cara daftarnya ya? Lalu apa ada biayanya?
    Jika ambil diploma tapi sambil kuliah di universitas lain di sini ( indonesia ) bisa tidak.. Syukran, wassalaamu ‘alaikum

    Balas
  9. Nada

    assalamualaikum..
    jadwal jam pembelajaran nya rata2 jam berapa ya ? waktu indonesia

    jazakumullah khair

    Balas
    1. Abu Salman Penulis Tulisan

      Wa’alaikumussalam wa rahmatullah.

      Untuk pembelajarannya ada dua jadwal tiap mata kuliah, biasanya siang WIB dan malam WIB, boleh memilih salah satu.

      Hanya, untuk kuliah tatap muka ini sedang ditiadakan sejak semester lalu, salah satu alasannya adalah karena sedikitnya siswa yang mengikuti sesi tersebut.

      Saya belum tahu lagi bagaimana nanti kebijakan yang akan datang.

      Wa jazaakumullaahu khoiron.

      Balas
  10. Ayub

    Assalamualaikum, mohon bantuan, saya terkendala di ijazah tentang penerjemahannya, kalau bapak caranya gimana dulu daftarnya?
    Dan kalau lulus diploma IOU nya apa bisa dipakai untuk daftar program sarjana?
    Terima kasih sebelumnya.

    Balas
    1. Abu Salman Penulis Tulisan

      Wa’alaikumussalam wa rahmatullaahi wa barokaatuh.

      Kalau untuk kasus saya, saya mendaftar menggunakan ijazah sarjana saya. Dan kebetulan kampus saya mengeluarkan dua ijazah, dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Saya gunakan yang edisi Bahasa Inggris untuk mendaftar.

      Kalau memang belum ada terjemahannya, saya sarankan mencari jasa penerjemah ijazah tersumpah di kota tempat Bapak tinggal.

      Kemudian untuk mendaftar BAIS dengan kelulusan diploma IOU, saya belum mengetahui jawabannya. Kalau saya sudah dapat, akan saya sampaikan di sini.

      Balas
  11. Gangsar.andika

    Alhamdullilah , ada info yang bermanfaat. Saya jadi berminat, ada usul sebaiknya bais Ambil jurusan apa?

    Terima kasih

    Balas
    1. Abu Salman Penulis Tulisan

      Untuk BAIS, hanya ada untuk studi islam saja. Namun untuk yang selevel bachelor degree, ada beberapa pilihan, seperti pendidikan, ekonomi islam, psikologi, IT, dan bisnis administrasi. Namun karena saya belum pernah mengikuti program-program tersebut, saya tidak bisa memberikan masukan dalam hal ini.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s